Satu juta pohon, Sejuta harapan dari satu pohon untuk kehidupan

Avatar redaksi sangaji tv | Januari 12, 2026

YOGYAKARTA – [10/01/25] Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DLHK DIY) memaknai Hari Gerakan Satu Juta Pohon yang diperingati setiap 10 Januari sebagai momentum penting untuk mencegah krisis lingkungan dan memulihkan tutupan lahan, khususnya di wilayah Yogyakarta. Gerakan ini dinilai relevan di tengah maraknya bencana banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera yang dipicu oleh kerusakan hutan dan berkurangnya tutupan lahan.

Kepala DLHK DIY menyatakan bahwa hutan memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan. “Hutan ini merupakan penyangga kehidupan, baik dari sisi fungsi ekologi, ekonomi, maupun sosial. Hutan juga berpengaruh besar terhadap perubahan iklim dan menjaga siklus air,” ujarnya.

Menurutnya, Gerakan Satu Juta Pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan hidup manusia. “Penanaman pohon ini penting untuk kehidupan masyarakat sekarang dan anak cucu kita ke depan,” katanya.

DLHK DIY terus menjalankan berbagai program penghijauan, termasuk di kawasan perkotaan. Sejak 2023, penanaman pohon dilakukan di wilayah Kota Yogyakarta seperti Jatimulyo dan Umbulharjo dengan pembagian bibit mangga dan tabebuya. Program ini berlanjut pada 2024 di Berbah dan Prambanan, serta pada 2025 di kawasan Santren dan Kali Pelang.

Selain itu, DLHK DIY juga menyiapkan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan bekas Tempat Parkir Abu Bakar Ali. RTH ini akan mengusung konsep budaya lokal Sangkan Paraning Dumadi dengan tiga zona yang merepresentasikan perjalanan hidup manusia. “RTH ini diharapkan dapat memulihkan fungsi ekologis sekaligus memberi nilai budaya bagi masyarakat,” jelasnya.

DLHK DIY menegaskan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat, komunitas, dan generasi muda. “Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami berkolaborasi dengan sekolah, kampus, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk menyukseskan gerakan penanaman pohon,” ujarnya.

Melalui momentum Hari Gerakan Satu Juta Pohon, DLHK DIY mengajak masyarakat menjadikan kelestarian lingkungan sebagai identitas Yogyakarta. “Menanam pohon itu sama dengan menanam kebaikan. Ini sejalan dengan filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, menjaga alam agar tetap lestari dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Comments

This post currently has no responses.

Leave a Reply









  • Copyright Sangajitv@2024 || Powered By ADYA DIGITAL TEKNOLOGI