Jogja Live Circle di TikTok Sukses Daur Ulang Sampah Plastik Jadi Manik-Manik Unik dan Lucu, Inspirasi Ramah Lingkungan untuk Masyarakat
Yogyakarta, 13 Oktober 2025 — Dalam era di mana masalah sampah plastik semakin menjadi perhatian utama, sebuah akun TikTok bernama Jogja Live Circle berhasil menunjukkan bahwa kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan. Melalui konten-konten inovatif yang mereka unggah, akun ini membagikan proses pembuatan manik-manik lucu dan unik dari sampah plastik yang telah didaur ulang.
Dalam video terbaru yang diunggah pada (16/08/2025), Jogja Live Circle memperlihatkan langkah demi langkah proses pengolahan sampah plastik menjadi bahan baku kerajinan tangan yang menarik. Mulai dari pemilihan sampah plastik yang bersih, pemanasan, pemotongan, hingga proses pencetakan dan pewarnaan, semua dilakukan dengan penuh kreativitas dan keuletan. Hasil akhirnya adalah manik-manik berwarna cerah dengan berbagai bentuk lucu dan unik yang cocok digunakan sebagai aksesori gelang, kalung, atau kerajinan tangan lainnya.
Para penggiat Jogja Live Circle menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan barang yang menarik, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Mereka percaya bahwa setiap orang dapat berkontribusi kecil dengan melakukan daur ulang sampah plastik di rumah masing-masing, sehingga mampu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir maupun di lingkungan sekitar.
Respon positif pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari pengguna TikTok hingga komunitas pecinta kerajinan tangan dan lingkungan. Banyak yang terinspirasi untuk mengikuti jejak Jogja Live Circle dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi karya seni yang bernilai dan ramah lingkungan. Tak sedikit pula yang mengungkapkan kekagumannya melalui komentar-komentar yang penuh semangat dan pujian.
Banyak yang memberi komentar seperti, “Kak, buka open pelatihan yuk, pengen deh ikut pelatihannya,” dan “Andai yang kayak gini ada di setiap kabupaten, keren banget!” Selain itu, banyak juga yang memuji hasil produknya, dengan komentar seperti, “Hasil produknya sangat bagus dan keren,” “Inovatif banget, bikin gemes,” dan “Kreatif banget, cocok dipakai sendiri atau dijual.”
Respon tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dan mendukung gerakan daur ulang ini. Mereka berharap agar kegiatan ini tidak berhenti di satu titik dan dapat menjadi inspirasi di berbagai daerah. Pihak Jogja Live Circle pun menyampaikan bahwa mereka terbuka untuk berbagi pengalaman dan bahkan membuka pelatihan agar lebih banyak orang dapat mengikuti langkah yang sama dalam menciptakan karya dari sampah plastik.
Selain mendapatkan apresiasi dari masyarakat umum, inisiatif ini juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas pecinta lingkungan dan pelestari seni kerajinan tangan. Mereka berharap gerakan ini dapat menyebar luas dan menjadi contoh nyata bahwa perubahan kecil dari diri sendiri dapat membawa dampak besar bagi bumi kita tercinta.
Dari konten yang di uploud di akun Jogja Live Circle dapat di simpulkan pesan dari konten tersebut bahwa inovasi dan kreativitas harus terus didorong agar masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Dengan semangat tersebut, dari konten-konten mereka berharap kegiatan daur ulang ini tidak berhenti di satu titik, melainkan mampu menginspirasi generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan bumi.
Seiring berkembangnya teknologi dan kreativitas, diharapkan gerakan daur ulang seperti ini akan semakin banyak dilakukan di berbagai daerah. Tidak hanya membantu mengurangi sampah plastik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui kerajinan tangan yang ramah lingkungan dan bernilai seni tinggi.
