MUSEUM YANG MENYIMPAN PERJALANAN DAN PERJUANGAN KOTAGEDE DARI MASA KE MASA
Yogyakarta selalu punya cara sendiri untuk membuat siapapun jatuh cinta. Kota yang kaya akan budaya ini dikenal sebagai tempat yang mampu merangkul masa lalu tanpa kehilangan sentuhan kekinian. Setiap sudutnya menyimpan cerita, mulai dari peninggalan bersejarah, tradisi turun-temurun, hingga kehidupannya masyarakat yang masih menjaga nilai-nilai warisan leluhur.
Bagi para pecinta sejarah, menjelajahi Yogyakarta bukan hanya soal liburan, tapi juga perjalanan untuk mengenal identitas dan akar budaya yang begitu kuat. Salah satu tempat yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menyelami sejarah adalah Intro Living Museum Kotagede yang menyimpan dan mengoleksi barang-barang unik dan bersejarah.

Source : Visiting Jogja
Kotagede adalah kawasan kota tua di Yogyakarta, bukan hanya terkenal dengan kerajinan peraknya, tetapi juga sebagai tempat dimana sejarah dan budaya benar-benar hidup di kota tua ini. Intro Living Museum Kotagede terletak di jalan Tegal Gendu No. 20 Kota Yogyakarta. Lokasinya hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari barat Pasar Legi Kotagede.
Museum ini menempati bangunan warisan budaya yaitu rumah kalang yang merupakan hasil pembangunan oleh kelompok saudagar kalang yang dulunya terkenal karena kekayaannya di wilayah Kotagede. Intro Living Museum Kotagede ini telah dibuka untuk umum sejak tahun 2021 lalu. Museum ini dikelola oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY. Harapannya, museum ini dapat memberikan pandangan mengenai potensi kekayaan kotagede kepada pengunjung.
Berikut adalah informasi jam operasional Intro Living Museum Kotagede dari Instagram @museumkotagede.
Selasa-Kamis: pukul 08.00-15.30 WIB
Jumat: pukul 08.00-14.00 WIB
Sabtu-Minggu: 08.30-19.30 WIB
Senin dan hari libur nasional: Tutup
Museum ini tidak memungut biaya apapun. Serta, yang ingin mendapat edukasi tentang Museum ini, pengunjung harus mengisi tautan yang ada di akun instagram Museum Kotagede ini.
Di dalam Museum Kotagede ini juga terdapat peninggalan-peninggalan bersejarah di Kotagede. Mulai dari adat istiadat, warisan, budaya hingga kuliner. Salah satu koleksi unggulan museum ini yaitu parade karya Wulang Sunu. Museum Kotagede menyajikan beragam koleksi yang dibagi menjadi 4 Klaster yaitu :
- Klaster Situs Arkeologi dan Lanskap Sejarah
Di klaster ini pengunjung dapat melihat kolesi seperti Watu Gilang, Watu Genteng serta perjalanan sejarah Kotagede dari masa ke masa.

Source : Dinas Kebudayaan
- Klaster Pergerakan Sosial
Di klaster ini berisi tentang berkembangnya organisasi sosial dan kemasyarakatan di Kotagede, beserta kontribusinya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Serta menampilkan video pergerakan Kotagede dari masa ke masa.

Source : KMUHITV
- Klaster Sastra, Seni Pertunjukan, Adat Tradisi dan Kehidupan Keseharian
Di Klaster ini pengunjung dapat melihat parade karya Wulang Sunu serta koleksi kuliner khas Kotagede seperti yangko, kipo, kembangwaru dan juga legomoro.

Source : Dinas Kebudayaan
- Klaster Kemahiran Tradisional
Di Klaster ini berisi tentang koleksi seperti alat pengrajin perak, alat penghancur perak serta alat pelebur perak.

Source : Dinas Kebudayaan
Nah itu tadi keunikan dari Intro Living Museum Kotagede yang menjelaskan tentang sejarah berdirinya Kotagede serta bisa menyaksikan video perjuangannya dari masa ke masa. Buat kalian yang ingin mencari destinasi wisata yang edukatif di Yogyakarta, kalian bisa berkunjung ke Intro Living Museum Kotagede.
